Versi Novel Digibook


Jernihkan pikiran Anda dan hilangkan stres Anda dengan membaca novel digibook kumpulan humor ini.

Kumpulan Humor yang telah dikemas dalam bentuk novel digibook ini lebih memudahkan Anda untuk membacanya dengan tampilan yang berbeda.

Download novelnya sekarang juga...







Penulis: Ahmad Tohari


Versi Digibook

Download novel Jentera Bianglala karya Ahmad Tohari, buat penenang dikala senggang....






ATAU
Penulis: Dee
Novel Versi PDF

Dalam novel ini Dee mengisahkan tentang Kugy, cewek mungil, pengkhayal, dan berantakan. Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah. Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu.

Dan seorang cowok yang bernamanya Keenan. Cerdas, artistik, dan penuh kejutan. Dari tangannya, mewujud lukisan-lukisan magis. Kugy belum pernah bertemu manusia seajaib itu.

Dan kini mereka berhadapan di antara hamparan misteri dan rintangan. Akankah dongeng dan lukisan itu bersatu?

Akankah hati dan impian mereka bertemu...







Versi Novel Digibook


Download novel gratis Kumpulan Humor, yang dikemas dalam bentuk novel digibook, Anda pasti akan tertawa...








Versi Novel Digibook


Penulis: Effendy Wongso



"Eh... Kris, tumben ke sini?" sapa saya tergagap.
"Memangnya nggak boleh?"
Sejenak saya hanya mengumbar senyum padanya. Lalu bergegas saya melangkah, dan duduk di sampingnya.
"Boleh saja, Kris. Tapi...." Saya jawab sekenanya pertanyaannya dengan kalimat yang menggantung.
"Tapi apa?" Dia bertanya dengan raut wajah penasaran.
"Sungguh kamu nggak tahu?" jelas saya, menanyainya.
"He-eh." Dianggukkannya kepala keras sampai sebagian dari rambut legamnya yang sebahu menyentuh wajah saya.
"Apa kamu nggak minder ke tempat semacam ini? Bergaul, berkumpul bersama kami?"
"Apa maksudmu, Fad?!" Nanar pada bola matanya jelas memperlihatkan kemarahan.
Saya menunduk. Tidak berani menatap wajahnya. Sekilas ekor mata saya sempat menangkap bias cahaya yang terpancar dari matanya yang agak berkaca kini.
"Saya tahu apa yang ada dalam benakmu sekarang, Fadli!" tegasnya dengan nada suara getas. "Kamu khususnya, dan teman-teman umumnya, menganggap saya lain dari kalian. Benar begitu, kan?!"
Saya hanya diam, lama sekali, sampai akhirnya Kris bangkit dan berlalu begitu saja dari kantin ini.
"Kris...!" Saya menjerit parau memanggil namanya. Ada semilir penyesalan yang merayap membaluti hati atas kejadian tadi. Saya sungguh menyesal.

Download novel karya Effendi ini secara gratis....