Latha'if Al-Minan
Penulis: Ibnu Athaillah
Novel Versi Digibook

Dengan gaya tutur yang menawan, ia mengajak kita menapaki Jalan Ilahi. Ia menuntun kita menghindari jurang dan palung kesesatan. Kedalaman makna Alquran dan hadis yang mulia disajikan dengan cara yang paling memesona. Jika Muhammad Abduh bilang bahwa al-Hikam "nyaris seperti Alquran", Abdul Halim Mahmud menyebut Lathaiif al-Minan adalah mutiara yang terpendam di kedalaman samudra.

Buku ini penuh berkah, karena menceritakan dua sosok agung yang telah mencapai puncak ketinggian ruhani: Abu al-Hasan al-Syadzili r.a. dan Abu al-Abbas al-Mursi r.a. Buku ini pun teramat berharga karena setiap pembaca akan mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat. Ibnu Athaillah tak melewatkan penjelasan tentang berbagai persoalan yang selama ini pelik dan sulit dipahami serta hal-hal istimewa lainnya.

Download gratis Rahasia Yang Maha Indah disini...



H9FPAMDQSA4V
Ketika telepon diperkenalkan ke publik pada tahun 1876, Western Union mencatat: "'telepon' ini memiliki terlalu banyak kekurangan untuk dipertimbangkan secara serius sebagai sarana komunikasi. Alat komunikasi ini tidak berguna bagi kita.

Pada tahun 1879, WH Preece, seorang pegawai Kantor Pos, bersaksi kepada Komite House of Commons bahwa di Inggris sangat sedikit pengguna telepon.

Katanya,"Di sini kita masih banyak memiliki anak laki-laki yang bertugas sebaga kurir atau utusan, alat komunikasi seperti telepon belumlah di perlukan".

Hmm, tahukah Anda bahwa Alexander Graham Bell sang penemu telepon ternyata tidak menyukai telepon?
Bahkan ia menolak pemasangan satu buah perangkat telepon di kantornya...

Ada rumor mengatakan, itu karena ibu dan istrinya tidak bisa mendengar alias tuli, dan karena ia berprofesi sebagai pengajar bagi orang tuli.

Ketika Graham Bell meninggal pada tahun 1922, semua telepon yang berada dalam sistem Bell di Amerika Serikat dan Kanada putus koneksi selama satu menit.

Novel versi pdf

�Aku tidak dapat mengingatnya,� Pangeran mengeluh. Pangeran berbaring di atas es seperti Sheba.
Pangeran menatap Sheba. �Engkau membuatku sangat bahagia, Sheba. Engkau telah melelehkan keangkuhan hatiku dan aku telah terjerat olehmu tetapi aku tidak ingin melepaskan diri. Aku ingin semakin menjeratkan diri padamu dan menjeratmu.�
�Saya merasa hati saya telah terjerat oleh Anda sejak saya lahir.�
�Kalau engkau mencintaiku sejak dulu, mengapa engkau menolak bertemu denganku? Mengapa engkau menolak lamaran itu?�
Akhirnya Pangeran menanyakannya. Sheba mulai berpikir untuk mengatakan semuanya ketika Pangeran bertanya.
�Pertama-tama karena saya tahu Anda sangat membenci wanita. Anda sama sekali tidak tertarik untuk jatuh cinta pada seorang wanitapun. Kedua saya tidak ingin menjajakan diri saya pada Anda.�
�Menjajakan?�

Inilah salah satu cuplikan novel Gadis Hari Ketujuh. Ceritanya sangat menarik, Anda dapat mendownload atau membacanya langsung disini...
Hatur nuhun...

ATAU



Penulis: Oey Kim Tiang
Novel versi digibook

Hmm..
Kali ini mostingnya cerita silat, soalnya bingung mau mosting yang mana dulu. Cerita ini ditulis kembali dalam bahasa indonesia oleh OKT atau Oey Kim tiang.


Sinopsisnya? hehe, sorry banget, saya belum membaca ini novel. So, bagi yang suka, download aja langsung disini.



Free download 4 u.


Penata: Andi Muzaki
Novel versi digibook

Dalam buku ini terdapat ratusan motivasi yang mungkin saja bisa membuat Anda menata ulang diri Anda. Selain motivasi, Anda juga dapat menemukan cerita-cerita yang dapat mendatangkan inspirasi, kata bijak, renungan, kisah teladan, dan cerita menarik lainnya.

Download Kumpulan Motivasi ini buat Anda. Menyentuh hati yang kerdil, membangkitkan rasa percaya diri, dan memberikan harapan bagi jiwa yang putus asa.

Free download 4 u.


V untuk victory [dengan telapak tangan kedepan] identik dengan Winston Churchill,.
Tapi meskipun begitu, V untuk victori adalah ide seorang politisi Belgia yang berlindung Inggris, Victor Auguste De Laveleye.

De Laveleye menjabat sebagai dirktur radio BBC untuk bahasa Perancis-Belgia pada tahun 1940-1944. Pada awal perang dunia ke II, Ia mempublikasikan V untuk victori di radio-radio, dan meminta masyarakat untuk menuliskannya di dinding-dinding dan tempat umum di Inggris sebagai tanda kepercayaan dalam kemenangan akhir.

Tapi, jika tanda V dibalik [dengan telapak tangan kedalam], di Inggris dan negara persemakmurannya, maka sama saja dengan mengacungkan jari tengah.

Tahukah Anda? George HW. Bush harus meminta maaf kepada publik karena kecerobohannya mengacungkan V dengan telapak tangan ke dalam pada lawatannya ke Australia di tahun 1992.