Download novel gratis
Cerita versi pdf
Penulis Shanty Dwiana

Keterangan itu membuatku meradang. Gadis berkacamata yang tampak lugu dan sederhana sedang duduk paling kiri pada foto di warung lesehan gudeg itu. Aku jadi makin puyeng.

�Apakah Ibu memiliki alamat Adelia saat ini?�

�Sayang sekali tidak, Mbak. Adelia sudah meninggal 20 tahun yang lalu karena kanker dan dimakamkan di Temanggung.� Jawabannya membuatku terbelalak.

�Kalau Nadia?� kejarku kemudian.

�Nadia malah sudah meninggal lebih dulu, setahun setelah kami lulus. Beliau dan bayi yang gagal dilahirkannya.�

Makin lama makin aneh, tapi terus terang menjadi menarik sekali.

�Bagaimana dengan Marissa, Bu?�

ATAU
Download novel gratis
Novel versi pdf
Penulis: Haji Abdul Malik Karim Abdullah

Hamid adalah seorang anak yatim dan miskin. Dia kemudian diangkat oleh keluarga Haji Jafar yang kaya-raya. Perhatian Haji Jafar dan istrinya, Asiah, terhadap Hamid sangat baik. Hamid dianggap sebagai anak mereka sendiri, Mereka sangat menyayanginya sebab Hamid sangat rajin, sopan, berbudi, serta taat beragama. Itulah sebabnya, Hamid juga disekolahkan bersama-sama dengan Zainab, anak kandung Haji Jafar di sekolah rendah.

Hamid sangat menyayangi Zainab. Begitu pula dengan Zainab. Mereka sering pergi sekolah bersama-sama, bermain bersama-sama di sekolah ataupun pulang sekolah. Ketika keduanya beranjak remaja, dalam hati masing-masing mulai tumbuh perasaan lain.

Hamid tidak berani mengutarakan isi hatinya kepada Zainab sebab dia menyadari bahwa di antara mereka terdapat jurang pemisah yang sangat dalam. Zainab merupakan anak orang terkaya dan terpandang, sedangkan dia hanyalah berasal dari keluarga biasa dan miskin. Jadi, sangat tidak mungkin bagi dirinya untuk memiliki Zainab. Itulah sebabnya, rasa cintanya yang dalam terhadap Zainab hanya dipendamnya saja.

Jurang pemisah itu semakin hari semakin dirasakan Hamid. Dalam waktu bersamaan, Hamid mengalami peristiwa yang sangat menyayat hatinya. Peristiwa pertama adalah meninggalnya Haji Jafar, ayah angkatnya yang sangat berjasa menolong hidupnya selama ini. Tidak lama kemudian, ibu kandungnya pun meninggal dunia. Betapa pilu hatinya ditinggalkan oleh kedua orang yang sangat dicintainya itu. Kini dia yatim piatu yang miskin.


Puncak kepedihan hatinya ketika mamaknya, Asiah, mengatakan kepadanya bahwa Zainab akan dijodohkan dengan pemuda lain, yang masih famili dekat dengan almarhum suaminya. Bahklan, Mak Asiah meminta Hamid untuk membujuk Zainab agar mau menerima pemuda pilihannya.

Dengan berat hati, Hsmid menuruti kehendak Mamak Asiah. Dengan berat hati, Hamid menuruti kehendak Mamak Asiah. Zainab sangat sedih menerima kenyataan tersebut. Dalam hatinya, ia menolak kehendak mamaknya. Karena tidak sanggup menanggung beban hatinya, Hamid memutuskan untuk pergi meninggalkan kampungnya. Dia meninggalkan Zainab dan dengan diam-diam pergi ke Medan. Sesampainya di Medan, dia menulis surat kepada Zainab. Dari Medan, Hamid melanjutkan perjalanan menuju ke Singapura. Kemudian, dia pergi ke tanah suci Mekah.
ATAU

Download novel gratis
Cerita versi pdf
Penulis Leila S.Chudori

�Halimah, ibu pulang besok. Lusa, ajak Rozali ke sini��
Halimah terperangah. �Bapak mau apa?�

�Bapak mau main catur sama dia. Kamu masak apa saja yang enak. Atur dengan ibu.�

Halimah terdiam. Dia memandang ayahnya. Masih bertanya.
Satimin menghela nafas.

�Tadi Bapak menghadiri pernikahan mas Tara dan mbak Vena. Ramai. Ramai sekali. Bapak menyalami mereka. Dan Bapak bisa melihat mata mas Tara�.�

�Kenapa mata mas Tara?�

�Matanya�.seperti kehilangan cahaya�

Satimin menggeleng,

�Bapak tidak mau melihat matamu seperti itu di hari perkawinanmu. Yang namanya pengantin, harus bercahaya�..�
ATAU

Download novel gratis
Novel versi pdf


Di dalam s.e.r.u.n.i kutelusuri diri Mu.

�Isteri saya memegang tasbih coklat itu....dan dia komat-kamit...saya yakin dia sedang wiridan.....dan saya yakin Nadira menerima hembusan wirid itu ke daun telinganya.....�

Kali ini Tara yakin, dia melihat mata tua yang berkaca-kaca.

Tara teringat bagaimana dia menemukan Nadira di bawah kolong meja yang memejamkan mata sambil komat kamit.

�Mungkin...mungkin jika Nadira memegang tasbih ibunya itu...dia akan bisa lebih tenang. Lebih ikhlas dengan kepergian ibunya,� kata Tara, penuh harap.

Bram menghela nafas. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya.

�Tasbih itu tidak ada pada saya, Tara....�

ATAU

Download novel gratis
Novel versi pdf
Penulis: Leila S. Chudori


�Jadi....Kumala....�

�Kemala....� aku memperbaiki.

�Apa yang kalian kenakan waktu menikah?� ibu mertua bertanya dengan nada yang sangat sopan, menekan rasa jengkel karena tak bisa hadir.

�Kebaya putih, bu....�

�Cara apa? Sunda? Jawa?�

Aku terdiam, �cara....Indonesia.�

Aku berani bersumpah, kulihat ada sekelumit senyum yang tersembunyi di pojok bibir ayah mertuaku yang gembil. Nampaknya dia merasa isterinya terlalu rewel dengan hal yang remeh temeh.

�Lalu kondemu....kau bungkus dengan bunga apa? Bunga melati?� tanya ibu Suwandi yang sudah kehilangan senyum.

�Bunga seruni, ibu...�

�Seruni? Kenapa seruni?�

Hening.

�Memangnya susah mencari bunga melati di Belanda, Bram?�

Aku tahu, Bram tak mungkin membohong.

�Bukan susah, Bu. Aku memang menyukai bunga seruni.�

�Tapi bunga...�

Ikuti cerita seluruhnya karya Leila S. Chudori disini...

ATAU

Download novel gratis
Novel versi pdf

"Ngelamunin Eji ya?" ucap Yuta dengan mata yang menyelidik. Wajahku langsung berubah masam ketika mendengarkan kata-katanya itu.

"Yut, please jangan sebut-sebut nama dia lagi di depan aku! Oke?"

"Lho, memangnya kenapa? Bukannya dulu kamu senang banget kalau aku nyebut nama dia di depan kamu?"

"Lain dulu, lain sekarang. Dan sekarang, feeling aku ke dia sudah hilang!"

"Secepat itu?"

"Ya, secepat itu! Lagian, buat apa sih kalau aku terus-terusan suka dengan orang yang sama sekali tidak mencintai aku sedikit pun? Tidak ada manfaatnya, bukan?"



Apa yang terjadi selanjutnya? Baca atau download ceritanya disini...

ATAU
Download novel gratis
Penulis: Mira W
Novel versi pdf

"Kau tampak lelah...." Budi mengulurkan tangannya untuk membimbing Anggraini ke kursi. Tetapi wanita itu spontan mengelak.
"Jangan sentuh aku lagi!"
Suaranya tawar dan kering. Tapi matanya tetap menatap sedingin es. Budi terpaku. Alarm tanda bahaya berdering mengirimkan sinyalnya ke seluruh tubuh Budi. Membangkitkan kewaspadaannykewaspadaannya.
"Ada apa?" tanyanya hati-hati.
"Kau datang seperti hantu!"
"Jawab saja pertanyaanku.' Kaukah ayah anak Sinta?"


Mengisahkan perjuangan seorang ibu melawan kanker ganas. Pergulatannya mencari seorang ayah bagi anak-anaknya.

Penderitaannya menghadapi konflik demi konflik bersama mereka.

Sementara di bagian lain, terpapar derita anak-anaknya ketika mereka berjuang untuk menyelamatkan ibu mereka dari kematian.