Download novel gratis
Novel versi digibook
Penulis: E.S. Ito

Bubarkan Indonesia
Bebaskan Nusantara
Bentuk Negara Kelima

Paragraf di atas adalah tuntutan dari kelompok yang melakukan rentetan pembunuhan terhadap tiga gadis muda dan seorang perwira polisi. Kelompok pelaku pembunuhan tersebut menggoreskan simbol piramid dengan belahan diagonal pada dua orang korban yang terbunuh. Simbol itu disebut Pillar Orichalcum, yang terbuat dari material yang nilainya melebihi apapun, kecuali emas pada masa Atlantis.

Adalah Timur Mangkuto, yang menjadi tokoh sentral dalam novel ini. Ia dicurigai sebagai pelaku pembunuhan terhadap Rudi (seorang perwira polisi) sahabatnya. Kecurigaan polisi ini didukung oleh alasan bahwa waktu keberadaan Timur mangkuto tidak berselang lama dengan waktu pembunuhan, seperti yang dikembangkan oleh bagian forensik. Saksi juga menjelaskan bahwa tidak ada orang lain tengah malam yang bertemu dengan Rudi, selain Timur mangkuto.

Dibantu Genta; seorang Sarjana Informatika membantu polisi menghentikan aksi petualangan ruang maya yang dilakukan oleh Kelompok Patriotik Radikal (KePaRad), Timur Mangkuto berhasil meloloskan diri. Bersama Genta juga Timur Mangkuto menemui Eva Duani, sejarawan Indonesia. Eva Duani bersama ayahnya (Prof. Duani Abdullah) berusaha membantu memecahkan teka-teki negara kelima. Untunglah Ayah Eva Duani memiliki kitab dialog "Timaues and Critias" karangan Plato pada kisaran tahun 360 SM.

Download novel gratis
Novel versi pdf
Penulis: Vivian Vande Velde

Kelelawar itu�atau Farold, atau Farold dalam tubuh kelelawar�

sesaat tak bcrgerak. "Itu benar " katanya. "Aku sudah dibunuh.

Begitulah kematianku. Aku dengar kau memanggilku, oleh sebab itu aku kembali.

"Betul, kata Selwyn, senang dapat kembali ke lopik pembicaraan yang seharusnya. "Kami memanggilmu kembali supaya kau dapat

mengatakan siapa yang melakukanya."

Kelelawar si Farold itu berkata, "Kupikir kalian memanggilku ke sini supaya kalian dapat mengatakannya kepadaku. "Apa? Elswyth

membentak.

"Kamu tidak tahu siapa yang membunuhmu?" tanya Selwyn ngeri.

"Aku kan sedang tidur, dasar bodoh. Itu terjadi di tengah malam, hari gelap, dan"-kelelawar itu memukul tangan Selwyn dengan

sayapnya, seakan lupa ia punya sayap, dan bukannya tangan�jika kau melihat scbelum semua ini kau pasti melihat kalau aku ditikam dari belakang" Selwyn menepuk keningnya, menyesal

ATAU

Download novel gratis
Penulis: Sam Edy Yuswanto
Novel versi pdf
3 buah cerita

Kurasakan sekujur tubuhku remuk, sakit semua. Termasuk kepala, pun dengan lobang duburku yang nyeri luar biasa. Saat kubuka kedua mataku, aku terperangah menyadari tubuhku terbaring di sebuah ranjang berbalut kain putih bersih. Kuraba kepalaku yang terbalut perban. Rasa nyeri kian menusuk-nusuk kepalaku..

Sesosok perempuan menatapku lembut sambil tersenyum, kedua matanya nampak berkilat dan berkaca.

"Akhirnya kamu sadar juga, Nak," ucapnya pelan.

"I..ibu si..siapa, di di mana sa...saya," tanyaku sembari menahan nyeri.

"Tenang, Nak, kamu aman di sini. Tadi suami ibu menemukanmu tersangkut kayu di pinggir sungai," terang ibu yang masih terlihat muda itu.

Apa? Aku berada di sungai? Apa sebenarnya yang tengah menimpaku?


HARI ini, tanggal 22 Desember, aku ingin memberi sebuah kado istimewa untuk Ummi. �Tapi, aku akan memberi apa ya?� pikirku. Satu demi satu ide muncul di benakku. Aha! Bagaimana jika aku menyusun sebuah surat cinta untuk Ummi? Sebuah surat yang akan menjadi ucapan selamatku untuk ibuku tercinta. Surat sederhana, dari seorang Wafa, murid kelas 4 SD, anakmu yang pertama.

Bismillah....mari kita mulai.....

Ummi, Engkaulah yang melahirkanku, mengasuhku, menyusuiku saat diriku masih lemah tak berdaya. Menggendongku saat aku belum mampu berjalan, mentatihku ketika kakiku mulai mau menopang tubuh ini. Dengan sabar Engkau lakukan itu semua, tanpa keluhan yang berarti. Kau menyayangiku dengan tulus, kasih sayangmu memenuhi rongga dadaku hingga aku merasakan dunia ini kosong tanpamu.

Ummi, aku sering bertanya-tanya dalam hati, apakah semua ibu di dunia ini sepertimu? Mengapa aku dengar ada ibu yang membuang anaknya? Membiarkan anaknya hidup sebatang kara? Ada yang mengusir anaknya dari rumah, meninggalkannya untuk mengejar impian-impiannya sendiri.

Aku ingin semua orang merasakan memiliki ibu sepertimu, yang selalu mendukung anak-anaknya. Ummi adalah orang yang setia mendengarkan keluh kesahku sepulang sekolah. Kutemukan Ummi sebagai sahabat terbaikku saat aku dalam kesedihan. Ummi juga yang menyemangatiku untuk mengembangkan bakatku. Mendorongku ikut lomba menulis, baca puisi, menggambar, dan lain-lain. Ummi selalu berpesan agar aku tidak cepat berputus asa. Ikut lomba bukan untuk meraih kemenangan, tapi untuk mensyukuri nikmat Allah atas bakat dan kemampuan.

Aku mengingat Ummi sebagai nyanyian yang indah. Saat Engkau mendendangkan lagu �lagu merdu sebelum tidur, dengan mudah aku terhanyut terlelap di pangkuanmu. Ketika aku sedih, Engkau ceritakan kisah-kisah Iskandar Muda yang memberi semangat pada jiwa. Tatkala aku patah semangat, kau tunjukkan kelebihan-kelebihanku dan memicu untuk berlatih lebih giat.

Aku mengingat Ummi sebagai dokter yang hebat. Jika aku sakit, Ummi mengajakku merenung, dosa dan kesalahan apa yang hendak Allah cuci. Tidak langsung obat, tapi pertahanan tubuhlah yang harus diperkuat. Bukan menyalahkan orang lain, tapi mencari sesuatu yang perlu diperbaiki dalam diri. Katamu, hidup manusia hanya sebentar. Jika Allah sayang, kadang Ia memberi ujian. teguran dan hukuman untuk hamba-hamba yang dikasihinya. Tak apalah kita sakit sehari-dua hari, agar nikmat sehat lebih nyata kita cicipi.

Terkadang Engkau marah dan sedih melihat tingkahku. Jika aku terlambat shalat, atau terlalu banyak menonton TV tak bermanfaat. Aku sedih, Mi, jika melihatmu marah. Aku ingin waktuku saat itu cepat berlalu, sehingga esok aku dapat memperbaiki kesalahanku.

Tahukah kau Ummi, Engkau adalah sumber inspirasiku. Saat kita berlibur ke pantai, Kau tak hanya berkisah tentang lembutnya pasir, kokohnya karang, luasnya lautan. Kau ceritakan tentang semangat para pahlawan yang menghadapi gelora badai, berjuang mempertahankan agama dan kebebasan. Aku ingat saat kita berwisata, tak hanya hura-hura. Kau bawa kami ke benteng Inong Balee, merasakan kerja keras para pahlawan wanita Aceh di sana. Berziarah ke makam Malahayati yang menjadi kepala agen rahasia dan angkatan laut Aceh, pemimpin ratusan kapal perang sebuah kerajaan terkemuka. Saat itu tiba-tiba aku ingin jadi seorang laksamana.

Tidak hanya satu cerita, lain hari kau bawa kami ke benteng Iskandar Muda dan benteng Indra Patra. Sambil bercerita tentang sejarahnya, Kau bakar semangatku untuk terus berkarya. Aku tak ingin kisah-kisah itu cuma jadi penghias buku cerita. Aku ingin orang-orang hebat itu terlahir kembali ke dunia nyata.

Ummi, jika malam tiba, Kau berubah menjadi ahli astronomi andalan. Kau tunjukkan rasi bintang Scorpio, Orion dan rasi layang-layang penanda arah Selatan. �Jangan takut kehilangan arah, Nak�, katamu. Lihatlah lukisan Allah di langit utara, tempat rasi biduk membentang, dan bintang Utara bertahta di ujungnya dengan menawan.

Sebagai seorang ibu teladan, aku bangga jika pergi bersamamu. Jika liburan tiba, kita rencanakan untuk pergi wisata sejarah. Kita pergi melihat sejarah Islam Samudera Pasai di Aceh Utara. Bagai membuka lembar-lembar sejarah di sana, terbayang kebanggaan dan kebesaran Islam saat jaya. Katamu, di sana makam orang-orang yang berjasa telah terbujur. Mereka telah pulang ke hadirat Rabb-nya dengan bangga, setelah menyebar dakwah yang akhirnya sampai ke kita. Sungguh besar pahala yang mereka tuai, karena Islam hingga kini telah diimani orang ramai. Bayangkan betapa nikmat alam kuburnya, dihiasi taman-taman bunga surga.

Saat kau bercerita tentang anugrah Allah pada bunga-bunga, pohon-pohon dan dedaunan alam raya, aku ingin terus menerus menikmatinya. Tentang daun kelutuk penawar diare, buah mengkudu untuk sakit gula. Aku teringat saat seorang teman nenek yang tak berpunya mengeluh sakit gula, Ummi menawarkan buah mengkudu menjadi obatnya. Aku terinspirasi untuk jadi seorang pengusaha herbal, agar orang-orang miskin jugaberkesempatan untuk kembali sehat, sama seperti kesempatan yang dimiliki orang hebat.

Aku mengingat Ummi sebagai pencinta lingkungan sejati. Jangan ada sisi kertas yang masih kosong sudah dibuang ke tong.

Menggunakan ulang kertas bekas, agar tidak banyak pohon yang dipangkas. Memisahkan sampah, bukan hanya teori, tapi nyata dilakukan sendiri. Sampah dapur jadi kompos, atau jadi pakan kambing kita. Sampah plastik tentu lebih mudah, sedangkan gelas aqua dan gelas kaca, selalu ada yang meminta.

Aku berusaha jadi anak yang rajin membaca buku-buku yang Engkau beli, kisah anak-anak yang bercita-cita tinggi. Mereka menulis buku-bukunya sendiri. Tidak, aku tidak ingin cuma menikmati. Aku ingin menulis bukuku sendiri. Kau berpesan agar jangan meracuni diri dengan tontonan. Katamu, buku adalah sumber ilmu yang tak habis-habis. Kini aku pun semakin ingin jadi penulis.

Ummi, di hari ibu ini, terimakasih banyak kuucapkan dari hatiku. Ummi adalah orang yang paling berjasa dalam kehidupan keluarga. Membesarkan anak-anakmu. Memasak, mencuci piring, membereskan apa saja dan Ummi juga berjuang untuk kesuksesan anak-anaknya. Terimakasih banyak kuucapkan sekali lagi.

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa ummiku tersayang ini ya Allah. Semuanya ya Allah . Aku berdoa agar Ummi menjadi manusia yang dicintai Allah. Semoga Ummi mendapat singgasana di surga nanti. Selamat hari Ibu, Ummi.

I love you. ***


Penulis: Wafa Syahida binti Saifunsyah, murid kelas 4 SD Islam Terpadu Nurul Ishlah, Beurawe, Banda Aceh.
Editor : Bakri
Diambil dari Harian Serambi Indonesia
miss you
Semua materi di blog ini adalah "Free Copyright"tidak melanggar hak cipta dan ketentuan undang-undang yang berlaku.Jika ada pihak yang dirugikan oleh materi blog ini,silahkan hubungi kami di : Email:bloganeya@gmail.com HP:02199887630
Ini adalah blog free copyright,semua hak cipta di blog ini tidak melanggar ketentuan yang berlaku.anda bisa mendownload semua Ebook Free copyright disini legal dan resmi.Tanpa melanggar undang-undang.
Jika ada pertanyaan,permintaan ebook terbaru atau hak cipta anda sebagai pemilik karya,silahkan kontak kami di: Email:bloganeya@gmail.com HP:02199887630